Home Roda Niaga Mulai April 2017, Mitsubishi Indonesia Pisahkan Distributor Mobil Penumpang dan Niaga

Mulai April 2017, Mitsubishi Indonesia Pisahkan Distributor Mobil Penumpang dan Niaga

337
0

Tokyo – Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Mitsubishi Corporation (MC), PT Krama Yudha (KY), dan Mitsubishi FUSO Truck and Bus Corporation (MFTBC) bersepakat mengatur operasional penjualan kendaraan di Indonesia dengan memisahkan distributor kendaran penumpang dan niaga.  Ini merupakan strategi memacu penjualan di Tanah Air.

Keterangan yang diperoleh Otoniaga, Kamis (13/10) menyebut,  distributor yang ada di PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) saat ini akan dibagi dua ke MMC dan MFTBC. Distributor baru  yang berdedikasi untuk merek Mitsubishi dimaksudkan untuk memperkuat penjualan kendaraan penumpang Mitsubishi.

Dia diharapkan mampu memperkuat citra merek Mitsubishi, brand perusahaan, melakukan pelatihan tenaga penjual, peningkatan kualitas layanan purna jual dan membangun lebih banyak jaringan dealer. Rencananya, perusahaan baru  tersebut  mulai beroperasi pada April 2017.

MMC memulai kerjasama dengan KY dalam produksi mobil dan penjualan sejak tahun 1970. Sejak saat itu perusahaan lebih fokus pada kendaraan niaga.

Untuk meningkatkan pertumbuhan di segmen mobil penumpang di Indonesia, MMC menyiapkan pabrik baru yang rencananya mulai beroperasi April 2017. Pabrik ini akan berada di bawah payung Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

Pada bulan Oktober 2017, MMC mulai memproduksi varian low MPV baru mereka. Varian itu merupakan versi produksi dari mobil konsep XM yang akan bersaing dengan model seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Distributor baru ini memiliki jatah saham 40 persen MC, 30 persen KY dan 30 persen MMC. Sedangkan MMKI menggenggam 51 persen saham MMC, 40 persen MC, dan 9 persen KY.

Pabrik baru MMKI di Kawasan Greenland International Industrial Center(GIIC), Blok CH No.01 Kota Deltamas (Desa Pasirranji Kecamatan Cikarang Pusa Kabupaten), memiliki kapasitas produksi 160.000 unit per tahun.

Separuh dari kapasitas terpasang itu atau 80.000 unit untuk memproduksi mobil MPV dan 3.000 unit untuk memproduksi March 2018. Selain memproduksi dua mobil itu, pabrik itu juga akan memproduksi Pajero Sport dan Colt L300.

MMC juga akan  mengembangkan sayap mereka di Indonesia dengan meningkatkan line up model yang ditawarkan. Caranya, akan mengalihkan fokus dari kendaraan komersial kecil ke kendaraan penumpang. (Rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here