Kesuksesan Bus Hybrid MAN

    20
    0

    MUNICH – MAN telah menjadi bagian dari produsen bus yang berkontribusi menekan emisi CO2 melalui bus hybrid. Sejak 2010, sejak bus hybrid MAN dijual pertama kali telah mencapai hampir 800 unit MAN Lion’s City Hybrid.

    Perusahaan transportasi Münchner Verkehrsgesellschaf merupakan pihak pertama yang membuat MAN memproduksi dan menjual bis hybrid. Kini, setelah sembilan tahun, bis-bis hybrid MAN telah tersebar di berbagai kota di Eropa: Madrid, Barcelona, Vienna, Warsaw, Dresden, Nuremberg, Paris, Milan, Wolfsburg dan Lübeck.

    Dalam statistic penjualan MAN, Prancis, Spanyol, Polandia, Jerman dan Swedia merupakan negara-negara yang paling banyak membeli bis hybrid MAN. MAN mengatakan gabungan negara-negara tersebut berkontribusi 95% dari total penjualan bis hybrid MAN.

    “Bus hybrid sedang trend. Ini adalah langkah pertama menuju lalu lintas bebas emisi,” kata Rudi Kuchta, Head of Product & Sales Bus and Speaker Business Area Bus di MAN Truck & Bus.

    “Semakin banyak kota yang menanggapi tantangan mobilitas perkotaan saat ini dan merombak sistem transportasi umum mereka. Dengan pertimbangan ini, par operator transportasi ingin menurunkan emisi dan konsumsi bahan bakar armada mereka yang sedang tumbuh. Mengikuti model Lion’s City Hybrid yang sukses, generasi bus kota MAN baru dengan mesin diesel dan gas canggih serta MAN EfficientHybrid menawarkan solusi sempurna,” imbuhnya.

    MAN telah menyelidiki teknologi jembatan (sebelum ke era elektrifikasi murni) ini sejak era ‘70-an. Teknologi bis hybrid membantu menurunkan emisi. [Itn]