Home Roda Niaga Hino Jadi Yang Pertama Ekspor Kendaraan Komersial Secara CBU

Hino Jadi Yang Pertama Ekspor Kendaraan Komersial Secara CBU

6837
0
Hino300 Series Dutro Export Models Stir Kiri di GIIAS 2019
Hino300 Series Dutro Export Models Stir Kiri di GIIAS 2019

OTONIAGA.com – Hino turut serta mengekspor kendaraan ke luar negeri dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia untuk meningkatkan perekonomian melalui ekspor. Produk yang diekspor Hino adalah Series Export Model yang turut serta ditampilkan di GIIAS 2019.

Truk Hino 300 Series itu diekspor ke Filipina dan sudah berstandar Euro 4. Truk hadir dengan mesin N04C-VC common rail yang menghasilkan tenaga 136 PS / 2.500 Rpm, truk ini memiliki gross vehicle weight (GVW) 5.2 Ton, sehingga menjadi handalan dalam transportasi logistik dalam kota. Menggunakan sistem kemudi kiri dengan transmisi M550 truk ini merupakan karya anak bangsa yang digunakan dalam pasar internasional.

“Kami bangga Hino Indonesia saat ini tercatat sebagai yang pertama dan satu-satunya merek kendaraan komersial dalam negeri yang melakukan ekspor kendaraan utuh atau Completely Build Up (CBU) untuk kategori kendaraan komersial truk dan bis (Light Duty).  Dan kami akan terus meningkatkan investasi dan pengembangan kegiatan ekspor,” jelas Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI.

Sejak 2010, Hino Indonesia telah mengekspor kendaraan secara utuh sebanyak 11.195 unit. Ekspor truk dan bis Hino dari Indonesia dilakukan oleh PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI). Jumlah kendaraan yang di ekspor sebanyak 12 tipe Dutro dengan tingkat kandungan produk dalam negeri lebih dari 50%. Bahkan sejak Februari 2019, Hino Indonesia mengekspor kendaraan kategori sasis bis 4 roda berstandar Euro-4.

Sampai dengan Juni 2019, Hino Indonesia telah mengekspor sebanyak 80 unit dari total rencana 350 unit sampai dengan akhir tahun 2019. Dengan demikian, Hino Indonesia kembali tercatat sebagai yang pertama dan satu-satunya merek dalam negeri yang melakukan ekspor untuk kendaraan komersial kategori sasis bis.