Bus Pelatihan Menjahit Ini Berdayakan Kaum Perempuan di Daerah Miskin

    50
    0
    pelatihan menjahit

    KOLAR — Scania India punya cara cerdas untuk memberdayakan dan membuat perempuan menjadi mandiri.

    Beberapa bulan lalu sebuah bus bekas R&D dipakai oleh divisi CSR Scania untuk memberikan pelatihan menjahit kepada ibu-ibu yang berada kampung-kampung miskin di India. Proyek CSR ini i bernama Aanya

    Sebagai bis pelatihan menjahit bergerak, tentunya Scania membekalinya dengan beberapa mesin. Bus ini berjalan ke berbagai desa di pagi dan sore hari, parkir di dekat sekolah-sekolah. Di setiap desa, 10 wanita diundang untuk mengikuti program pelatihan selama tiga bulan, dengan tiga jam dalam seminggu.

    Karena bus berhenti di dekat sekolah-sekolah, maka mereka dapat meninggalkan dan menjemput anak-anak mereka di sekolah sebelum mengikuti pelatihan menjahit.

    Program selanjutnya setelah mereka menyelesaikan program pelatihan, akan ditawari pembiayaan mikro untuk membeli mesin jahit sehingga mereka bisa memiliki pendapatan sendiri.

    “Kami juga telah berhubungan dengan beberapa sekolah lokal,” kata Manajer CSR Soumya Ningappa, Scania India. “Saat semester baru dimulai dan seragam sekolah dibutuhkan, kini sekolah-sekolah sekarang akan memiliki basis pemasok lokal.”

    Di India, banyak perempuan dilarang oleh suami dan mertua mereka keluar rumah sementara kondisi perekonomian rumah tangga memprihatinkan. Inilah cara Scania India mengakalinya dalam hal positif. [Itn]