Home Kendaraan Bus Iveco Masuk Pasar Bus dan Truk Jepang dengan Produk Natural Gas

Iveco Masuk Pasar Bus dan Truk Jepang dengan Produk Natural Gas

193
0

Tokyo – Pabrikan truk dan bus asal Italia, Iveco secara resmi memasuki pasar Jepang. Menghadapi industri truk dan bus Jepang yang bisa dibilang ‘rumah’ banyak merek besar seperti Hino, Mitsubishi dan Nissan, Iveco hadir dengan strategi membawa sistem transportasi baru Bus Rapid Transit (BRT) dan natural gas. Ini merupakan langkah menarik melihat industri truk dan bus Jepang, dan pergerakan dari mulai dikuranginya penjualan kendaraan bensin dan diesel di Eropa.

Iveco mengembangkan natural gas bus dan truk sejak tahun 1990 an, dengan memperkenalkan truk besar dan bus pertama pada tahun 1996 dan small van natural gas pada tahun 2000. Perkembangan kendaraan jenis ini terus berlanjut dengan diperkenalkannya model CNG / LNG untuk medium truk dan tractor. Hingga saat ini sudah lebih dari 1 juta unit kendaraan natural gas dari Iveco yang beroperasi di Eropa.

Kali ini Iveco memilih menghadirkan tipe bus dan truk natural gas ke Jepang. Untuk bus Iveco membawa Crealis NP dengan panjang body hingga 18 m dan beroperasi dengan sistem BRT. Untuk truk, Iveco akan membawa tractor head Stralis NP.

Bus Crealis NP (New Power) ini pada dasarnya merupakan dua body yang digabungnya menjadikannya memiliki panjang 18 meter, namun juga terdapat pilihan 12 meter. Hadir dengan dapur pacu mesin cursor 8 dengan bahan bakar natural gas. Pada model 18 m, mesin mampu menghasilkan tenaga 330 PS (243 kW). Penggunaan natural gas ini membuat emisi gas buang CO2 berkurang hingga 95 persen dan sudah berstandar Euro 6.

Sedangkan truk Stralis NP memiliki layout 4×2 yang dikembangkan untuk menghadapi penghentian truk diesel di Eropa. Menggunakan mesin 8.7 liter Cursor 9 dengan tenaga maksimum 400 PS pada putaran mesin 1.700 Nm dengan torsi yang setara dengan mesin diesel, namun suara yang lebih tenang dibandingkan mesin diesel.

Truk memiliki jarak tempuh 285 + 750 km untuk versi CNG + LNG dan 570 km untuk versi CNG saja. Jarak tempuh itu dikatakan terjauh di kelasnya. Mesin dipadukan dengan transmisi eurotronik 12 percepatan otomatis yang memberikan efisiensi bahan bakar lebih. Penggunaan biogas murni membuat emisi gas buang CO2 berkurang hingga 95 persen. Iveco juga mengklaim bahwa truk memiliki TCO (Total Cost of Ownership) yang lebih superior, contohnya pada efisiensi bahan bakar yang berkurang hingga 15 persen dibandingkan pada mesin diesel.

Langkah menghadirkan produk natural gas ini juga melihat dari tren Eropa yang mengarah dihapuskannya kendaraan diesel. Pada Desember 2014 lalu, Wali kota Paris mengumumkan kebijakan dengan tujuan menghentikan kendaraan diesel yang menjadi salah satu sumber dari polusi udara pada 2020, dan di Perancis, penjualan mesin bensin dan diesel akan dihentikan pada 2040. Pemerintah Inggris juga belum lama ini mengumumkan kebijakan yang serupa.

Pada tahun 2017, telah beroperasi sebanyak 24,5 juta kendaraan natural gas di seluruh dunia. Terutama di China, Iran, India dan negara-negara lain di luar Eropa. Meski begitu di Jepang sendiri, meski kendaraan natural gas sudah berkembang ke berbagai model, mulai dari city car, van, hingga truk, namun beberapa tahun terakhir ini mulai digantikan oleh kendaraan listrik dan hybrid dan akan menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Iveco untuk kembali membangkitkan pasar natural gas di sana.