Home Kendaraan Pickup Tata Motors Santai Tanggapi Kehadiran Pickup Daihatsu Hijet Anyar

Tata Motors Santai Tanggapi Kehadiran Pickup Daihatsu Hijet Anyar

268
0
Tata ACE EX2 dan Super ACE GIIAS 2016 -otoniaga

Jakarta – Rencana Daihatsu Motors menggelontorkan pickup Daihatsu Hijet versi baru pada Kamis (10/11) lusa ditanggapi santai oleh PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI). Maklum, pickup Daihatsu itu juga membidik segmen yang saat ini telah digarap Tata secara intensif melalui Tata Super Ace dan Ace EX2.

“Ya, dimana pun dalam sebuah pasar, persaingan adalah hal yang biasa. Dan tentu, masing-masing pemain di pasar akan menyuguhkan keunggulan yang dimiliki produknya. Sementara, produk Tata – Super Ace dan EX2 – juga telah memiliki keunggulan tersendiri yang saat ini belum ada di pasar,” tutur Public Relation Manager TMDI, Kiki Fajar Harianto, melalui pesan singkatnya kepada Otoniaga, Selasa (8/11).

Menurutnya, Tata sampai saat ini telah menjadi pionir di pasar Indonesia yang menyodorkan pickup bermesin diesel. Tata Super Ace misalnya bermesin diesel 1.400 cc, dan Ace EX2 malah bermesin lebih kecil yakni 700 cc.

Spesifikasi seperti itu, lanjut Kiki, sesuai dengan segmen pasar di Indonesia yakni pelaku usaha di Indonesia yang jumlahnya terbesar yakni segmen UKM. Bahkan, jika dicermati, dalam segmen UKM tersebut, kelompok yang terbesar adalah pelaku usaha yang mulai meningkat dari skala mikro ke kecil.

“Selain itu, karakteristik kendaraan komersial Tata menekankan pada aspek fungsional yakni ketangguhan, performa mesin, kapasitas muatan, irit bahan bakar, serta biaya ownership (kepemilikan) yang rendah. Ini semua cocok dengan harapan para pelaku usaha. Karena bagaimana pun maksimalisasi keuntungan adalah tujuan,” paparnya.

Terbukti, lanjut Kiki, penjualan Tata Super Ace saban bulannya mencapai 200 – 250 unit. Begitu pun dengan EX2. Keduanya banyak digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari angkutan umum (angkot), hingga food truck.

“Kalau di Jakarta dan sekitarnya, Super Ace banyak digunakan untuk angkutan kota. Sedangkan EX2 banyak untuk food truck. Alasan utama mereka adalah, selain harga terjangkau, bandel, biaya perawatan dan ongkos operasional rendah. Jadi tren permintaan selalu ada,” papar Direktur dealer Tata Motors Jakarta, Andi Kosala kepada Otoniaga di sela acara sebuah diskusi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurutnya, kendaraan komersial Tata dirancang sesuai dengan kondisi jalan dan alam India yang memiliki kemiripan dengan Indonesia. Begitu pun dengan persoalan lalu-lintas yang macet dan menyebabkan boros bahan bakar.

Oleh karena itu kendaraan dirancang kuat, fungsional, sekaligus irit bahan bakar.“Makanya populasi Tata Ace di India dan termasuk di beberapa negara, totalnya mencapai 1,3 juta unit lebih,” ucapnya.

Daihatsu Hi-Max- dok.Istimewa
Daihatsu Hi-Max- dok.Istimewa

Seperti diketahui, PT Astra Daihatsu Motor akan meluncurkan pickup Daihatsu Hijet versi anyar pada Kamis (10/11) lusa. Hanya hingga kini, belum diketahui secara pasti, apakah varian yang diluncurkan di Indonesia bermesin 1.000 cc atau 660 cc seperti yang ada di Jepang. (Ara)